BANDUNG – Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad), Reginawati Silalahi dan Ikhsan Sirojul Wahhaj, bersama dosen pembimbing Prijana, M.Si. dan Dr. Evi Nursanti Rukmana, M.I.Kom., berhasil mempublikasikan hasil penelitian mereka. Studi berjudul “Model Pencarian Informasi Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Padjadjaran: Sebuah Kajian Teori ASK (Anomalous State of Knowledge)” ini mengungkap pola pencarian informasi di kalangan mahasiswa Geologi yang menjadi sorotan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Penelitian ini berangkat dari sebuah pertanyaan mendasar: apakah pengetahuan mahasiswa itu bersifat statis atau dinamis? Jawaban dari pertanyaan ini dicari melalui perilaku pencarian informasi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa cara mahasiswa mencari informasi dapat merefleksikan seberapa jauh mereka mengembangkan pengetahuan mereka. Pencarian informasi yang statis diibaratkan hanya berputar pada satu topik, sementara pencarian dinamis menunjukkan adanya eksplorasi dan perkembangan ide.
Untuk membuktikan hipotesis ini, tim peneliti menggunakan Teori ASK (Anomalous State of Knowledge) yang diperkenalkan oleh J. Belkin pada tahun 1985 sebagai landasan teoretis. Teori ini memberikan kerangka kerja untuk mengkaji perilaku pencarian informasi yang berbeda tersebut. Dengan metode kuantitatif dan pendekatan survei, data dikumpulkan dari 161 responden mahasiswa Teknik Geologi Unpad melalui kuesioner daring yang disebarkan lewat WhatsApp, memastikan proses pengumpulan data berjalan efisien dan mencakup sampel yang representatif. Hasil analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan perangkat lunak SPSS menunjukkan temuan yang signifikan. Mayoritas responden ternyata lebih dominan dalam melakukan pencarian informasi dinamis. Ini artinya, para mahasiswa Geologi tidak hanya terpaku pada satu topik, melainkan terus menggali dan menghubungkan berbagai informasi untuk memperluas pemahaman mereka.
Temuan ini membawa kesimpulan penting: pengetahuan dinamis mendorong pola pikir yang kritis. Mahasiswa dengan pola pencarian informasi dinamis cenderung lebih eksploratif dan mampu mengintegrasikan data dari berbagai sumber. Kemampuan ini sangat krusial dalam mendukung kebutuhan informasi yang kompleks, khususnya di bidang ilmu kebumian seperti Teknik Geologi. Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2024 di Bandung ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Fikom Unpad, tetapi juga memberikan kontribusi substansial bagi literatur di bidang Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi. Selain itu, temuan ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Dengan demikian, kualitas akademik dan kemandirian belajar mahasiswa dapat terus ditingkatkan, sejalan dengan tujuan global untuk pendidikan dan inovasi berkelanjutan.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas bertujuan untuk memastikan pendidikan inklusif dan berkualitas setara, serta mendorong kesempatan belajar seumur hidup bagi semua. Penelitian ini mendukung tujuan ini dengan cara menganalisis bagaimana mahasiswa Unpad, khususnya di bidang Geologi, mengembangkan pengetahuan mereka. Dengan mengetahui bahwa mereka memiliki pola pencarian informasi yang dinamis, penelitian ini menunjukkan bahwa mereka aktif dalam proses belajar mandiri. Pola ini mengindikasikan bahwa pendidikan yang mereka terima tidak hanya statis atau berfokus pada hafalan, melainkan mendorong pemikiran kritis, eksplorasi, dan kemampuan untuk belajar sepanjang hayat. Ini adalah inti dari pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan masa kini dan masa depan.
SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur berfokus pada pembangunan infrastruktur yang tangguh, promosi industrialisasi inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi. Penelitian ini relevan dengan tujuan ini karena perilaku pencarian informasi yang dinamis adalah fondasi dari inovasi. Kemampuan mahasiswa untuk terus-menerus mencari, mengintegrasikan, dan menghubungkan informasi dari berbagai sumber adalah keterampilan esensial untuk memecahkan masalah kompleks dan menciptakan solusi baru. Ini merupakan bekal penting bagi mereka saat memasuki dunia kerja di bidang industri dan infrastruktur. Dengan kata lain, penelitian ini menunjukkan bagaimana perguruan tinggi berkontribusi secara langsung dalam menciptakan individu-individu inovatif yang akan mendorong kemajuan industri dan pembangunan infrastruktur di masa depan.
The publication can be accessed via the following link: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250213020604_4874.pdf
Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, and Delfin Gusti Wanda