Dosen PSI Unpad Tingkatkan Literasi Lingkungan Warga Sekitar Waduk Jatigede melalui Edukasi Berbasis Bacaan

BANDUNG, 2025 — Sebuah program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada literasi lingkungan telah berhasil dilaksanakan di Desa Kadujaya, Kabupaten Sumedang, sebuah wilayah yang berdekatan dengan Waduk Jatigede. Kegiatan ini diinisiasi oleh Rizki Nurislaminingih, Nuning Kurniasih, dan Saleha Rodiah, ketiganya dosen dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola dan melestarikan lingkungan, sekaligus memanfaatkan potensi alam di sekitar waduk secara berkelanjutan.

Kegiatan ini digagas karena kebutuhan mendesak masyarakat setempat untuk meningkatkan literasi lingkungan, guna pemanfaatan yang optimal sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan. Meskipun Waduk Jatigede membawa potensi positif seperti pariwisata yang dapat meningkatkan perekonomian, ada pula dampak negatif seperti penumpukan sampah dan kerusakan lahan. Oleh karena itu, edukasi literasi lingkungan menjadi bekal penting agar masyarakat dapat hidup selaras dengan alam dan terhindar dari risiko kerusakan lingkungan.

Pelaksanaan program ini diawali dengan observasi dan wawancara sejak 15 Agustus 2024, untuk memahami kebutuhan bahan bacaan masyarakat. Selanjutnya, pada 26 Oktober 2024, tim Unpad menggelar diskusi santai dengan warga untuk memantik kesadaran mereka tentang dampak lingkungan dari pembangunan waduk. Sebagai bagian dari dukungan, tim juga memberikan hibah bahan bacaan tematik yang disesuaikan dengan beragam usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Bahan bacaan ini mencakup isu-isu seperti iklim, konservasi alam, flora-fauna, dan pengelolaan limbah.

Untuk memudahkan akses, tim Unpad juga memanfaatkan Google Sheets untuk mendeskripsikan koleksi bahan bacaan. Lembar elektronik ini berisi daftar deskripsi fisik dan tema koleksi, sehingga masyarakat dan pengelola perpustakaan desa dapat menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan mudah tanpa harus melalui proses pendaftaran akun yang rumit.

Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat Desa Kadujaya. Warga menjadi lebih peka terhadap isu sampah dan polusi, dan mereka mulai menyadari pentingnya literasi agar dapat terus menjaga lingkungan tetap asri dan sehat. Program ini juga mendorong warga untuk menerapkan prinsip long life learning atau belajar sepanjang hayat, agar mereka dapat terus mengasah pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola lingkungan.

Secara keseluruhan, program PKM ini menegaskan bahwa literasi lingkungan adalah kunci untuk menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan. Temuan ini tidak hanya menginspirasi warga untuk aktif menjaga lingkungan, tetapi juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) karena mendukung pembelajaran seumur hidup, dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena mendorong kesadaran dan aksi nyata terhadap isu lingkungan. Artikel ilmiah yang mengulas program ini telah melewati proses peer-review yang ketat, diterima pada 12 Februari 2025, dan resmi dipublikasikan pada 13 Februari 2025, dalam jurnal ilmiah PENA ABDIMAS, Vol. 6 No. 1.

Artikel selengkapnya tersedia di:

http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250214093622_8048.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Moh. Fikri Ardinata Fuadi

Share this: