Mahasiswi Angkatan 2019 Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Berhasil Menyandang Gelar Sarjana Dalam Waktu 3,2 Tahun

Menyandang Gelar Sarjana dengan kurun waktu singkat menjadi kebanggaan tersendiri bagi Annisa Fitriana Putri Rieswansyah. Mahasiswi Studi Perpustakaan dan Sains Informasi ini lulus dalam 3,2 tahun. Semuanya tentu melalui proses yang tidak mudah, jatuh bangun telah ia lewati dengan tidak mengenal kata lelah dan menyerah. Annisa dapat menyelesaikan skripsi dalam waktu tujuh bulan dengan judul yang menarik yaitu “Strategi Penguatan Literasi Informasi Pariwisata bagi Para Pelaku Pariwisata: Studi Kasus Pada Desa Wisata Edukasi Cisaat Ciater Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat”. Menurut Annisa, “Sebenernya proses penyusunan skripsiku standar dan gak jauh berbeda dengan teman yang lain. Kuncinya adalah fokus dan konsistensi.” Ia juga menambahkan bahwa manajemen waktu yang baik saat mengerjakan skripsi serta teliti dalam melihat kesempatan yang ada.

Dalam pembuatan skripsi, ia menyarankan kepada mahasiswa lainnya agar tetap melakukan aktivitas yang disukai dan juga hal yang menyenangkan sebagai refreshing disela-sela kesibukan. Annisa merasa lega bisa menyelesaikan skripsinya dengan baik, mulai dari perancangan hingga akhir. Dengan didampingi dan dibimbing oleh Dr. Hj. Tine Silvana Rachmawati, M.Si. dan bapak Drs. H. Yunus Winoto, M.Pd, ia merasa bersyukur dapat melangkah sampai saat ini. Annisa juga menyampaikan bahwa membuat skripsi bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun ia mengatakan “Saat mahasiswa menyusun skripsi, konsistensi, rasa nyaman, bahagia harus dijaga dan ditingkatkan. Keyakinan untuk bisa menyelesaikan apa yang telah dimulai wajib dimiliki walaupun memang jalannya tidak akan selalu lancar“.

Perjuangan akan terbayarkan dengan hasil yang memuaskan, kira kira kalimat itulah yang sesuai dengan apa yang dialami oleh Annisa. Selanjutnya Annisa juga menyampaikan tentang pentingnya motivasi dalam diri, dengan adanya motivasi dapat mendorong kita supaya mencapai mimpi yang telah kita tentukan, maka tidak perlu risau dengan langkah orang lain yang mungkin dia lebih baik. Fokus dengan apa yang diimpikan bukan apa yang mereka lakukan yang kemudian membuat kita ingin menjadi seperti mereka. Namun semua itu tidak bisa berjalan dengan lancar tanpa bantuan dari Tuhan Yang Maha Esa, sebagai Pemberi Kekuatan. Oleh karenanya jangan lupakan ibadah dan berdoa sebagaimana kewajiban kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan, kata Annisa kepada mahasiswa yang bisa menjadi reminder untuk selalu bersemangat dalam meraih mimpi.

Penulis : Tsabitah
Editor : Fika Amelia

Share this: