Mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad Teliti Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Melalui Program Lipperpul di Kabupaten Purwakarta

Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Titis Ardia Meva, melakukan publikasi ilmiah berjudul “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta: Studi Kasus mengenai Lipperpul (Lima Program Perpustakaan Unggulan)”. Publikasi ini didukung oleh dosen PSI FIKOM Unpad sebagai pembimbing, yaitu Elnovani Lusiana, dan Andri Yanto.

Penelitian ini dilaksanakan di Bandung dan difokuskan pada pelaksanaan program Lipperpul di Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta. Artikel ilmiah ini telah resmi dipublikasikan pada tahun 2024 di Jurnal Literatify: Trends in Library Development.

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan inklusi sosial melalui program Lipperpul di perpustakaan daerah. Kajian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan literatur dan praktik perpustakaan berbasis inklusi sosial, yang saat ini menjadi pendekatan penting dalam dunia kepustakawanan modern.

Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Penelitian ini melibatkan tiga informan pustakawan ahli muda Perpustakaan Daerah Kabupaten Purwakarta, satu pengajar kelas gitar basic, serta dua anggota masyarakat yang memanfaatkan layanan Lipperpul. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Lipperpul berperan dalam mewujudkan inklusi sosial di tengah masyarakat. Tiga aspek utama yang ditemukan dalam transformasi perpustakaan melalui Lipperpul adalah transformasi sosial, pemberdayaan komunitas, dan pembelajaran sepanjang hayat. Hal ini menjadikan perpustakaan bukan hanya sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang aman dan produktif bagi masyarakat untuk berkembang.

Penelitian ini memiliki relevansi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Bermutu) dan poin 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dengan menekankan peran perpustakaan dalam menciptakan kesetaraan akses, inovasi sosial, dan pembangunan berbasis masyarakat.

Hasil penelitian selengkapnya dapat dibaca di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250129073952_6637.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Naresh Aurelia Berliana.

Share this: