Tim Barista Lembur Fikom Unpad Sukses Raih Juara 2 Regional Pada Mata Lomba Liblicious Epicentrum 2026 Lewat Inovasi Program ‘Kids’ Corner’ dan ‘PROLOG’

Jatinangor — Kamis, 21 Mei 2026. Prestasi membanggakan di kancah nasional kembali diukir oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Tim ‘Barista Lembur’ yang beranggotakan tiga mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2023, yakni Bagas Pratama, Rizqi Lukmanul Hakim, dan Naomi Ursula Prastilia sukses meraih predikat Juara 2 dalam ajang kompetisi inovasi keperpustakaan bergengsi, Liblicious Epicentrum 2026. Pencapaian luar biasa ini resmi diumumkan pada awarding yang berlangsung hari Kamis (21/5/2026).

Dalam kompetisi tersebut, tim Barista Lembur mengajukan proposal program visioner bertajuk “Advancing Children’s Library Services through Kids’ Corner with PROLOG: An Integrated Approach to Social-emotional Resilience and Bullying Prevention within Children’s Space”. Ide ini dirancang sebagai solusi konkret atas krisis bullying dan dampak digitalisasi negatif seperti doomscrolling gawai yang marak mengikis empati anak-anak usia sekolah dasar. Mereka berhasil mereorientasi fungsi perpustakaan sekolah yang selama ini dianggap kaku dan pasif, menjadi sebuah wadah proteksi psikologis yang aktif dan dinamis.

Tim Barista Lembur mempresentasikan program pada Liblicious 2026

Inovasi utama yang ditawarkan terbagi ke dalam dua pilar ekosistem literasi terpadu, yaitu area fisik Kids’ Corner di perpustakaan sekolah serta sistem ekstensi digital PROLOG (Program Literasi Orang Tua Genius) di lingkungan rumah. Di area Kids’ Corner, anak-anak dilibatkan secara aktif sebagai produsen pengetahuan lewat program ‘Penulis Cilik’ untuk menciptakan koleksi multiformat partisipatif yang dikelompokkan berdasarkan kategori emosional. Aktivitas literasi di dalam ruang aman ini dioperasikan menggunakan pendekatan developmental bibliotherapy yang berjalan dalam siklus ketahanan lima pekan untuk membangun ketangguhan emosional sosial anak.

Guna memastikan internalisasi nilai tidak terputus di gerbang sekolah, platform digital PROLOG hadir menyambungkan pembelajaran ke wilayah domestik. Aplikasi ini menyediakan sumber daya bacaan interaktif berbasis audio-visual yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan kognitif anak menurut teori Jean Piaget. Konten didalamnya memuat materi literasi emosi yang diintegrasikan secara harmonis dengan nilai-nilai kearifan lokal Sunda, yaitu silih asah, silih asih, silih asuh. Tidak hanya itu, orang tua juga difasilitasi dengan fitur konsultasi “Halo Librarian” untuk mendiskusikan kebutuhan kurasi bacaan yang personal bagi anak.

Implementasi program ini turut diperkuat melalui model kolaborasi multi-level yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis dan komunitas profesional eksternal. Tim Barista Lembur menggandeng organisasi ekspertis seperti komunitas psikologi anak Speak Up Now, studio visual inklusif Tab Space Bandung untuk pembinaan literasi grafis, serta jaringan teknologi parenting Parentinc Indonesia. Integrasi lintas sektor ini memastikan bahwa pencegahan perundungan dan intervensi psikologis yang dijalankan di perpustakaan sekolah memiliki akuntabilitas, validitas ilmiah, dan dampak yang berkelanjutan.

Keberhasilan meraih posisi kedua di tingkat regional ini menjadi bukti nyata kualitas dan ketajaman solutif mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad di bawah bimbingan intensif dosen pembimbing, Bapak Dr. Kusnandar, M.Si. Melalui pencapaian tim Barista Lembur ini, diharapkan model penguatan resiliensi sosial-emosional berbasis Kids’ Corner dan PROLOG dapat segera diujicobakan secara luas di sekolah-sekolah dasar guna memutus rantai perundungan anak di Indonesia.

Penulis: Bagas Pratama, Rizqi Lukmanul Hakim, dan Naomi Ursula Prastilia

Share this: