Jatinangor, 29 Juni 2026 – Laboratorium Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Unit Usaha Akademik Fikom dan Difoss Holding menyelenggarakan Workshop Data Intelligence for Information Services bertajuk “Data di Balik Layanan”. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 29 Juni 2026, ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data dan layanan informasi berbasis bukti. Workshop ini dihadiri oleh para pustakawan, pengelola arsip, serta pengelola repositori institusi yang antusias memperdalam keterampilan dalam membaca pola serta memecahkan masalah layanan melalui pemanfaatan data yang akurat.
Pembukaan acara dipandu oleh Nazwa Azzahwa selaku MC/Moderator dan diisi dengan laporan dari Kepala Laboratorium Perpustakaan Fikom, Evi Nursanti Rukmana, M.I.Kom., serta sambutan dari Kepala Unit Usaha Akademik Fikom, Dr. Efi Fadilah, S.Sos., M.Pd.. Ketua Difoss Holding sekaligus pemateri utama, Dwi Fajar Saputra, S.Sos., M.M., turut memberikan sambutan sebelum dilanjutkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Riset, Dr. Ira Mirawati, M.Si.. Dalam arahannya, Dr. Ira Mirawati menekankan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis bagi Universitas Padjadjaran untuk meningkatkan jasa layanan perpustakaan berbasis data agar institusi menjadi semakin maju dalam pelayanan.

Pada sesi pertama ini, Dwi Fajar Saputra, S.Sos., M.M., membawakan materi mendalam mengenai peran data dalam layanan informasi. Peserta diajak untuk memahami alur kerja dari data mentah menuju kebijakan yang terarah. Pemateri menegaskan bahwa data yang diorganisir dengan baik akan membantu lembaga informasi membaca pola, masalah, dan peluang. Sesi ini menekankan pada empat aspek krusial sebelum melakukan visualisasi, yaitu tujuan analisis yang jelas, penentuan target pengguna, ketersediaan data yang valid, dan penetapan indikator yang tepat. Memasuki sesi teknis, peserta mulai dikenalkan dengan “Pengantar Python” sebagai alat untuk mengolah data layanan informasi.

Peserta mempelajari penggunaan Python, Google Colab, dan pustaka Pandas untuk memeriksa struktur tabel, mengidentifikasi nilai kosong, serta menangani duplikasi data yang sering terjadi pada dataset sirkulasi maupun katalog. Fokus utama pada hari pertama ini adalah kemampuan peserta untuk melakukan pembersihan data (data cleaning) agar hasil analisis tidak bias. Selain itu, peserta juga mulai praktik membaca pola awal, seperti menghitung kategori layanan terbanyak dan tren penggunaan koleksi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari pertama, seluruh peserta telah berhasil mencapai beberapa target keluaran, termasuk dataset layanan yang sudah dibuka menggunakan Python, dataset yang lebih rapi, tabel ringkasan sederhana, serta catatan pola awal dari data layanan masing-masing.
Notulensi dan Penulis : Raisalya Khairunnisa Yusran & Savina Milia Zulkifli