Jatinangor – Jum’at, 17 April 2026. Sejumlah dosen dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran (Unpad), berhasil meraih pendanaan melalui skema hibah riset internal Unpad untuk tahun anggaran 2026. Pencapaian ini mencakup berbagai kategori strategis, mulai dari Riset Kompetensi Dosen Unpad (RKDU), International Matching Fund (IMF), hingga hibah penulisan buku referensi nasional. Keberhasilan ini mempertegas komitmen para akademisi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan pelestarian budaya.
Dalam skema Riset Kompetensi Dosen Unpad (RKDU), tim periset yang diketuai oleh Dr. Drs. Yunus Winoto, M.Pd., bersama anggota Dr. Saleha Rodiah, M.Si., Dr. Edwin Rizal, M.Si., serta mitra internasional Farrah Diana Saiful Bahry, Ph.D. dari UiTM Malaysia, mengangkat penelitian mengenai sinergitas pentahelix. Riset bertajuk “Sinergitas Pentahelix Dalam Penguatan Literasi Informasi Lingkungan Untuk Mendukung Program Konservasi Dan Restorasi Pada Kawasan Ekowisata Mangrove” ini berfokus pada studi kasus di Pulau Burung, Kabupaten Subang. Penelitian yang kini memasuki tahun ketiga tersebut bertujuan menciptakan model kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pebisnis, masyarakat, dan media dalam menjaga keberlanjutan ekowisata pesisir.
Sementara itu, pada kategori International Matching Fund (IMF), Dr. Ute Lies Siti Khadijah memimpin periset inovatif berbasis teknologi kecerdasan buatan berjudul “Community-Centric AI Archives: Model Arsip Digital Wayang Pantura untuk Pelestarian Warisan Budaya Takbenda di Indramayu”. Dalam proyek tahun kedua ini, beliau berkolaborasi dengan Prof. Madya. Dr. Sharmila Mohamed Shuhidan dari UiTM Malaysia, serta tim internal yang terdiri dari Prof. Dr. Agus Rusmana, M.A., Dr. Elnovani Lusiana, dan Dr. Rully Khairul Anwar. Fokus utama penelitian ini adalah menyelamatkan Wayang Pantura dari kepunahan melalui pengembangan sistem arsip digital yang memungkinkan pengenalan pola dan klasifikasi motif menggunakan AI secara partisipatif bersama komunitas lokal.
Selain proyek riset berskala besar, prestasi juga diukir dalam bidang literasi melalui hibah penulisan buku yang diraih oleh penulis Rizki Nurislaminingsih, M.A. Penulis sedang menyusun buku referensi nasional dengan judul “Museum Institusi Warisan Budaya Takbenda”. Melalui karya ini, penulis berupaya menggeser paradigma masyarakat mengenai museum, yang selama ini hanya dianggap sebagai tempat penyimpanan benda fisik, menjadi institusi pelestari pengetahuan lokal yang tersirat (indigenous knowledge). Buku tersebut diharapkan menjadi panduan bagi pengelola museum untuk menghadirkan layanan informasi yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai budaya di balik setiap koleksi.
Seluruh kegiatan riset dan penulisan ini dilaksanakan sepanjang tahun 2026 dengan dukungan penuh dari Universitas Padjadjaran. Dana hibah yang diberikan bertujuan untuk mendorong luaran berkualitas tinggi, seperti publikasi di jurnal internasional bereputasi serta penerbitan buku referensi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan. Melalui beragam inovasi ini, para periset Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Unpad berharap hasil karya mereka dapat menjadi solusi atas permasalahan lingkungan, sosial, dan budaya yang dihadapi masyarakat saat ini.
Penulis: Annisa Dwi Fajriyah