Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di lembaga arsip seni rupa Indonesian Visual Art Archive yang bertempat di kota Yogyakarta dimulai dari pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manajemen penyimpanan arsip digital di Indonesian Visual Art Archive yang didasari pada kesadaran akan pentingnya arsip seni rupa sebagai rekam perkembangan sejarah dan kebudayaan dimulai dari diterimanya arsip dari pelaku seni hingga proses evaluasi arsip digital yang tidak memiliki siklus pemusnahan arsip karena setiap arsip merupakan hasil karya pelaku seni. Beberapa hal yang yang perlu diperhatikan dalam proses manajemen penyimpanan arsip digital adalah sistem prosedural yang tersusun secara sistematis, sarana dan prasarana yang menunjang , hingga teknis penyimpanan mengharuskan arsip digital memiliki sistem pengelolaan yang baik. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan manajemen penyimpanan arsip digital dapat didukung dengan sistem prosedural yang jelas.