Mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi FIKOM UNPAD Teliti Knowledge Sharing Seni Melukis untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kesejahteraan Pelukis Komunitas Gurat Jelekong

Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Zahra Wenning Tyas, melakukan publikasi ilmiah berjudul “Knowledge Sharing Seni Melukis untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kesejahteraan Pelukis pada Komunitas Gurat Kampung Seni dan Budaya Jelekong.” Publikasi ini didukung oleh dosen PSI FIKOM Unpad sebagai pembimbing, yaitu Prijana dan Fitri Perdana.

Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Seni dan Budaya Jelekong, Kabupaten Bandung, dengan fokus pada kegiatan knowledge sharing seni melukis di dalam Komunitas Gurat. Artikel ilmiah ini telah resmi dipublikasikan pada tahun 2024 di Jurnal Nasional Pendidikan Humaniora (JPH).

Komunitas Gurat hadir sebagai wadah bagi para pelukis Jelekong untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan tentang seni melukis. Koh, sosok yang pertama kali memperkenalkan seni lukis di kampung tersebut, menjadi inspirasi berkembangnya tradisi berbagi pengetahuan di kalangan pelukis.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses dan manfaat knowledge sharing seni melukis yang dilakukan para pelukis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses knowledge sharing seni melukis di dalam Komunitas Gurat diawali dengan terbentuknya rasa saling percaya antar pelukis. Selanjutnya, pelukis belajar dari anggota yang lebih berpengalaman, kemudian diberi kesempatan untuk langsung mempraktikkan teknik melukis di atas kanvas, sambil mendapatkan koreksi dan masukan dari sesama pelukis.

Knowledge sharing seni melukis di Komunitas Gurat terbukti mampu meningkatkan kompetensi dan keterampilan pelukis, sehingga mereka dapat menciptakan karya dengan berbagai objek dan jenis sesuai permintaan pasar. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan hasil penjualan lukisan, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para pelukis.

Penelitian ini memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Bermutu) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dengan menekankan pentingnya berbagi pengetahuan sebagai sarana pengembangan kompetensi, produktivitas, dan kesejahteraan ekonomi komunitas seni.

Hasil penelitian selengkapnya dapat dibaca di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250210135918_5675.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Naresh Aurelia Berliana.

Share this: