Bandung, 2024 — Penelitian oleh Mahasiswa PSI Fikom Unpad, Lukman, yang dibimbing oleh Dr.Edwin Rizal, dan Fitri Perdana, M.I.Kom menyoroti bagaimana masyarakat Kampung Cikurutug Elos, Sukabumi mengelola rekod keluarga secara efektif di tengah tantangan era digital.
Penelitian ini menemukan bahwa warga telah menerapkan prinsip siklus hidup arsip dalam pengelolaan dokumen keluarga, mulai dari penciptaan, penggunaan, pengorganisasian, hingga pemusnahan. Dokumen penting seperti kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah, hingga sertifikat tanah dikelola dengan baik menggunakan map arsip, penyimpanan strategis, serta praktik pelestarian seperti laminasi.
Selain itu, sebagian warga telah memanfaatkan digitalisasi sederhana melalui ponsel pintar untuk menyimpan dokumen dalam format digital atau cloud storage. Hal ini tidak hanya meningkatkan keamanan arsip, tetapi juga mempermudah temu kembali informasi dengan cepat saat dibutuhkan.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran pengelolaan arsip tidak hanya penting di institusi formal, tetapi juga di tingkat keluarga sebagai unit sosial terkecil. Dengan pengelolaan arsip yang baik, warga dapat melindungi hak, identitas, serta memori sosial keluarga mereka.
Studi ini memiliki relevansi dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) karena meningkatkan literasi masyarakat dalam pengelolaan informasi sejak lingkup keluarga. Di sisi lain, praktik ini juga mendukung SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), mengingat arsip keluarga yang aman dan tertata merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola informasi yang transparan, adil, dan dapat dipercaya.
Para peneliti merekomendasikan peningkatan edukasi literasi arsip bagi masyarakat pedesaan serta dukungan kebijakan pemerintah agar pengelolaan arsip keluarga digital dapat lebih sistematis, terstandar, dan berkelanjutan.
Artikel selengkapnya tersedia di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250123142924_4940.pdf
Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena Firdaus, Shelpi Nur Awaliyah