Jakarta, 2025 – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melalui Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi (P3SMPT) menyelenggarakan kegiatan Penguatan Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat literasi sekaligus ruang kolaborasi lintas sektor dalam upaya membangun masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Andri Yanto, S.Sos., M.I.Kom. menegaskan pentingnya konsep “perpustakaan berdaya” yang mandiri. Menurutnya, perpustakaan desa dapat mendayagunakan potensi sekolah maupun perguruan tinggi di sekitarnya untuk menciptakan ekosistem literasi yang saling mendukung. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi jembatan antar lembaga, tetapi juga mendorong lahirnya program-program literasi yang lebih dekat dengan masyarakat dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi berbagai jenis perpustakaan untuk mendapatkan pembinaan, berdiskusi, serta menyusun rencana aksi bersama. Dengan menghadirkan forum lintas jenjang dan jenis perpustakaan, Perpusnas RI memperkuat komitmen untuk menghadirkan wadah kolaboratif yang mampu mempercepat transformasi literasi nasional.
Perpusnas RI menekankan bahwa penguatan perpustakaan tidak dapat berjalan secara parsial. Diperlukan sinergi antara sekolah, madrasah, perguruan tinggi, hingga perpustakaan desa sebagai poros kolaborasi. Dengan demikian, layanan perpustakaan dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas sekaligus menjadi motor penggerak literasi di daerah.
Inisiatif ini juga sejalan dengan semangat mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana literasi dan pendidikan menjadi fondasi utama pembangunan bangsa. Perpustakaan yang berdaya, mandiri, dan kolaboratif akan berperan vital dalam menyiapkan generasi yang unggul, kreatif, dan adaptif menghadapi tantangan global.
Melalui kegiatan Penguatan Pemberdayaan Perpustakaan ini, Perpusnas RI meneguhkan peran perpustakaan bukan sekadar penyedia informasi, tetapi juga agen transformasi sosial yang memperkuat pendidikan, memperluas wawasan, dan membangun daya saing bangsa menuju masa depan.
Penulis: Evi Nursanti Rukmana, Febriyanti Bifakhlina, Shelpi Nur Awaliyah