Bandung, 2025 — Penelitian terbaru oleh Fitri Perdana dan Dian Sinaga dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Padjadjaran mengungkap peran penting Program PODSESIF (Podcast Sejarah Inspiratif) dalam memperkaya sumber informasi dan menghadirkan sejarah secara lebih interaktif bagi masyarakat.

Program ini dikembangkan oleh Museum Gedung Sate, sebuah smart museum di Bandung yang memanfaatkan teknologi modern untuk edukasi publik. PODSESIF hadir sebagai podcast mingguan yang membahas beragam topik sejarah Indonesia, Jawa Barat, hingga dunia, baik kuno maupun kontemporer. Dengan gaya penyampaian santai namun edukatif, podcast ini diunggah secara rutin melalui platform Spotify dan Instagram.

Penelitian dengan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan ini menunjukkan bahwa museum berhasil memanfaatkan media digital untuk menarik minat generasi muda. Hingga kini, PODSESIF telah menghadirkan tiga musim dengan 13 episode, dan akan terus berkembang dengan konten baru.

Program ini membuktikan bahwa ilmu tidak hanya diperoleh dari pendidikan formal, tetapi juga dari sumber nonformal seperti museum. Dengan konten audio yang mudah diakses, masyarakat dapat memperluas pengetahuan sejarah kapan saja dan di mana saja, sekaligus mendapatkan hiburan.

Selain itu, penelitian menekankan pentingnya tahapan produksi, mulai dari perencanaan tema, penulisan naskah, perekaman di ruang kedap suara, hingga proses editing audio. Hasil akhir berupa podcast diperkaya dengan efek suara dan visual menarik agar lebih mudah dipahami dan diminati publik.

Inovasi digital ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan literasi sejarah yang inklusif, dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan layanan museum.

Dengan adanya PODSESIF, Museum Gedung Sate semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi edukasi, rekreasi, sekaligus pusat informasi sejarah bagi masyarakat luas.

Artikel selengkapnya tersedia di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250212094114_7162.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena Firdaus, Shelpi Nur Awaliyah

Share this: