Bandung, 2024 — Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Januar Ilyas, Edwin Rizal, dan Andri Yanto dari Universitas Padjadjaran menyoroti hubungan antara literasi media dengan tingkat akses mahasiswa terhadap kursus daring LinkedIn Learning. Studi ini dilakukan pada 65 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Non-Pascasarjana Unpad angkatan 2019–2023, menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional.
Penelitian ini mengacu pada kerangka Individual Competence Framework dari European Commission yang mencakup tiga indikator literasi media: kemampuan teknis, pemahaman kritis, dan kemampuan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, mahasiswa Unpad memiliki tingkat literasi media yang cukup tinggi, bahkan sebagian besar berada pada kategori Advanced.
Namun, temuan menarik muncul ketika literasi media dibandingkan dengan tingkat akses kursus LinkedIn Learning. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada korelasi signifikan antara literasi media mahasiswa dengan intensitas akses kursus. Artinya, meskipun mahasiswa memiliki keterampilan literasi media yang baik, hal tersebut tidak secara otomatis membuat mereka lebih aktif mengakses kursus daring.
Satu-satunya sub-variabel yang menunjukkan hubungan signifikan adalah kemampuan teknis. Mahasiswa dengan keterampilan teknis tinggi lebih cenderung memanfaatkan kursus LinkedIn Learning, terutama yang berhubungan dengan keterampilan praktis seperti content creation dan SEO. Sementara itu, pemahaman kritis dan kemampuan komunikasi tidak menunjukkan pengaruh langsung terhadap akses kursus.
Penelitian ini penting karena menyoroti tantangan kesenjangan pemanfaatan platform digital pendidikan, di mana tidak semua mahasiswa dengan literasi tinggi memaksimalkan kesempatan belajar daring. Hal ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) yang menekankan akses setara terhadap pembelajaran, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) yang menuntut pemerataan akses teknologi pendidikan di kalangan mahasiswa.
Para peneliti merekomendasikan agar dosen lebih aktif mendorong penggunaan LinkedIn Learning dengan mengintegrasikan materi kursus ke dalam rencana pembelajaran. Dengan cara ini, literasi media yang sudah tinggi dapat dioptimalkan untuk mendukung capaian akademik dan peningkatan keterampilan mahasiswa.
Artikel selengkapnya tersedia di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250123131704_4903.pdf
Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena Firdaus, Shelpi Nur Awaliyah